Prestasi Akademik dan Jaminan Beasiswa
Tidak hanya apik mengolah si kulit bundar di lapangan hijau, para siswa kelas atlet ini juga mampu bersaing secara akademik. Salah satu contohnya adalah Anggono Pramusito, lulusan ASTI asal Wonosobo, yang sukses meraih predikat peringkat dua paralel di sekolah.
Demi menjamin keberlanjutan pendidikan para atlet muda ini, SMA Muhammadiyah 2 Boja secara aktif menjalin kerja sama beasiswa olahraga dengan sejumlah perguruan tinggi. Salah satunya adalah Universitas Pandanaran yang siap memberikan beasiswa penuh.
“Empat lulusan tahun 2025 mendapat beasiswa penuh. Kami juga sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah, meski syarat prestasi yang diminta cukup tinggi, minimal juara tingkat provinsi,” terangnya.
Baca Juga:Parah! Sewa Eks Pendopo Kabupaten Pekalongan Rp 2,9 Miliar Nunggak, Baru Dibayar Rp 290 JutaMemprihatinkan! Balita Gringsing Batang Alami Gizi Buruk, Usia 2 Tahun Berat Hanya 6,2 Kg
Buwana menegaskan, terobosan bersama ASTI ini tidak hanya mengangkat prestasi olahraga daerah, tetapi juga memberikan solusi strategis bagi sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Keberhasilan program ini membuat sekolah tak lagi kesulitan mencari murid, melainkan justru dicari oleh masyarakat luas. (fur)
