RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Pendidikan karakter dan tata krama (adab) digital pada anak usia dini menjadi sorotan utama dalam prosesi pelepasan 68 peserta didik Kelompok B Taman Kanak-Kanak (TK) Ma’had Islam Pekalongan. Acara wisuda yang menandai kesiapan siswa melangkah ke jenjang sekolah dasar ini diselenggarakan di Hotel Nirwana pada Minggu, 10 Mei 2026.
Pengurus Yayasan Badan Ma’had Islam Bidang Pendidikan, Abdur Rozak, secara khusus mengingatkan krusialnya peran pengawasan orang tua di tengah disrupsi teknologi informasi saat ini. Ia menilai fase taman kanak-kanak adalah momentum emas bagi anak untuk melatih nalar logis dan kemampuan komunikasi sebelum berhadapan dengan interaksi sosial yang lebih kompleks, termasuk paparan layar gawai.
“Selain memiliki dampak negatif, gadget juga memiliki dampak positif jika digunakan secara tepat dan didampingi,” ujar Rozak menekankan pentingnya literasi dan adab digital sejak dini.Pada kesempatan yang sama, Kepala TK Ma’had Islam, Mutiara Aminah, menitipkan pesan spiritual dan moral kepada para lulusan. Ia berharap bekal religiusitas yang telah ditanamkan selama di bangku TK tidak luntur.
Baca Juga:Dugaan Bullying, Bocah di Batang Luka Parah Tersiram Bensin, Keluarga Resmi Lapor PolisiAkhir Pencarian 3 Hari, Lansia Kendal Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Bodri
“Sebanyak 68 peserta didik kami hantarkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Jaga sholat dan doa, tetap menjadi anak sholeh dan sholehah yang membanggakan orang tua, nusa, dan bangsa,” pesan Mutiara, seraya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan pelayanan selama masa pendidikan.
Apresiasi Dinas Pendidikan
Langkah strategis institusi dalam membentengi moral dan karakter siswa ini menuai apresiasi dari otoritas pendidikan setempat. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Siti Nurul Izzah, menilai TK Ma’had Islam sukses meletakkan fondasi bagi lahirnya generasi emas melalui penerapan lingkungan belajar yang ramah anak.
“Di jenjang PAUD ini yang paling utama adalah pembiasaan yang baik dan semua sudah dilakukan, semoga tetap istiqomah,” tutur Siti Nurul Izzah merespons capaian sekolah tersebut.
Melalui seremoni pelepasan ini, pihak sekolah dan yayasan menaruh harapan besar agar kemandirian serta akhlak mulia yang telah dipupuk konsisten menjadi kompas pelindung bagi anak-anak dalam meraih prestasi di jenjang pendidikan selanjutnya. (mal)
