Pemkot Pekalongan Pasang Kembali Portal Jembatan Lodji Lama untuk Lindungi Cagar Budaya

Pemkot Pekalongan Pasang Kembali Portal Jembatan Lodji Lama untuk Lindungi Cagar Budaya
PORTAL LODJI – Pemkot Pekalongan melalui DPUPR kembali memasang portal pada Jembatan Lodji Lama.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kembali memasang portal di Jembatan Lodji Lama sebagai upaya melindungi salah satu aset cagar budaya sekaligus warisan sejarah Kota Pekalongan.

Kepala DPUPR Kota Pekalongan melalui Kepala Bidang Bina Marga, Romy Yulianto, menjelaskan bahwa pemasangan kembali portal dilakukan setelah sejumlah portal di sisi utara dan selatan jembatan roboh atau terlepas. Berdasarkan hasil pemantauan, portal tersebut telah dipasang kembali sejak awal pekan lalu agar fungsi perlindungannya tetap berjalan optimal.

Selain pemasangan portal, DPUPR juga tengah menyelesaikan pekerjaan perbaikan konstruksi di kawasan sekitar jembatan. Saat ini, beton pada struktur bawah masih dalam masa pengerasan sehingga masyarakat diminta bersabar dan tidak memaksakan diri melintas di area yang masih ditutup.

Baca Juga:KPK Periksa 14 Saksi Kasus Fadia Arafiq di Mapolres Pekalongan Kota Selama Tiga HariDPD Juleha Pekalongan Gelar Bimtek Sembelih Domba, Target Satu Masjid Satu Juru Sembelih Halal

Menurut Romy, penutupan sementara dilakukan untuk menjaga kualitas pekerjaan agar tidak mengalami kerusakan sebelum beton mencapai usia yang cukup.

“Kami mohon masyarakat bersabar. Beton masih membutuhkan waktu untuk mengeras. Setelah cukup umur, baru akan dilakukan pengaspalan ulang pada bagian sambungan atau expansion joint,” ujar Romy, Rabu (17/6/2026).

Ia menegaskan, keberadaan portal sangat penting untuk membatasi kendaraan yang melintas di Jembatan Lodji Lama. Sebagai jembatan peninggalan era kolonial Belanda yang memiliki nilai sejarah tinggi, struktur jembatan perlu dilindungi dari beban kendaraan berukuran besar yang berpotensi merusak konstruksi.

Dengan adanya portal tersebut, akses jembatan hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, pengendara sepeda motor, serta kendaraan ringan tertentu. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelestarian Jembatan Lodji Lama sebagai salah satu ikon heritage Kota Pekalongan agar tetap aman dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

“Kami berharap seluruh masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dipasang dan tidak merusak maupun melepas portal yang berfungsi melindungi aset cagar budaya ini,” tambahnya.

Romy juga menilai penataan kawasan sekitar jembatan perlu menjadi perhatian bersama, termasuk aktivitas pedagang yang memanfaatkan badan jembatan. Menurutnya, hal tersebut penting agar fungsi jembatan serta kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga.

0 Komentar