Viral RSNU Kendal Belum Beroperasi, Panitia Targetkan Uji Coba Akhir 2026

Viral RSNU Kendal Belum Beroperasi, Panitia Targetkan Uji Coba Akhir 2026
ABDUL GHOFUR, MASIH DIBANGUN - Bangunan RSNU Kendal di Jalan Tembus Kendal tampak berdiri meski belum beroperasi, Senin (22/6/2026). Panitia pembangunan memastikan progres pembangunan masih terus berjala
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Ramainya perbincangan di media sosial terkait pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kendal yang dinilai belum kunjung beroperasi mendapat tanggapan dari Panitia Pembangunan. Ketua Panitia Pembangunan RSNU Kendal, Sugiono, menegaskan proyek tersebut masih berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Saat dihubungi pada Senin (22/6/2026), Sugiono menjelaskan proses pembangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak sesuai bidang pekerjaan masing-masing. Sejumlah pekerjaan konstruksi, seperti pemasangan lantai, atap, jendela, hingga penyelesaian bagian bangunan lainnya, dikerjakan secara paralel guna mempercepat progres.

“Pekerjaan pembangunan dilakukan bertahap dan melibatkan banyak pihak. Ada yang mengerjakan lantai, atap, jendela, dan pekerjaan lainnya secara terpisah agar proses pembangunan lebih cepat. Mulai Rabu mendatang kami akan memprioritaskan pekerjaan pemasangan sesuai rencana yang telah disusun,” tegas Sugiono.

Baca Juga:Waspada Penipuan ETLE Palsu di Batang, Polisi Imbau Tak Klik Tautan CurigaPolisi Bekuk Tersangka Pembunuhan di Kendal, Korban Tewas Dicekik Soal Cincin Emas

Progres Fisik Capai 50 Persen

Menurutnya, progres pembangunan fisik RSNU Kendal saat ini telah mencapai sekitar 50 persen. Meski demikian, fokus utama panitia bukan sekadar menyelesaikan bangunan secara fisik, melainkan memastikan rumah sakit dapat segera beroperasi dan melayani masyarakat.

“Target kami tahun ini minimal mencapai 80 persen untuk bangunan yang siap digunakan. Yang terpenting adalah bangunan bisa beroperasi. Penyempurnaan fisik dapat dilakukan secara bertahap setelahnya,” ujarnya.

Uji Operasional Ditargetkan Akhir 2026

Sugiono menambahkan, uji operasional RSNU Kendal ditargetkan dapat dilakukan pada akhir tahun 2026 setelah dukungan pendanaan tahap berikutnya terealisasi. Dari sisi anggaran, pembangunan fisik yang telah berjalan saat ini mencapai sekitar Rp30 miliar di luar biaya pengadaan lahan.

Sementara bantuan dana sebesar Rp20 miliar yang telah dialokasikan akan difokuskan untuk menyelesaikan pekerjaan prioritas agar bangunan memenuhi syarat operasional.

“Perencanaan sudah siap. Kami juga mulai menerima calon supplier, vendor, dan pelaksana pekerjaan. Dana Rp20 miliar ini akan kami fokuskan pada kebutuhan paling mendesak agar bangunan bisa segera beroperasi,” katanya.

Total Anggaran Capai Rp70 Miliar

Ia menyebut total kebutuhan pembangunan diperkirakan mencapai Rp60 miliar hingga Rp70 miliar. Namun demikian, pihaknya optimistis target operasional dapat tercapai.

“Yang utama adalah memastikan RSNU Kendal segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (fur)

0 Komentar