Hadapi Perubahan Iklim, Pemkab Kendal Genjot Pembangunan Irigasi Perpipaan dan Konservasi Air

Hadapi Perubahan Iklim, Pemkab Kendal Genjot Pembangunan Irigasi Perpipaan dan Konservasi Air
ABDUL GHOFUR, RAPAT - Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, memimpin rapat persiapan bantuan irigasi perpipaan dan konservasi air guna mendukung swasembada pangan, Rabu (1/7/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Pemerintah Kabupaten Kendal terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pengairan guna memperkuat ketahanan sektor pertanian di tengah ancaman perubahan iklim.

Tahun ini, bantuan pembangunan irigasi perpipaan dan bangunan konservasi air kembali disalurkan kepada sejumlah kelompok tani sebagai upaya menjaga produktivitas lahan, khususnya saat musim kemarau tiba.

Persiapan pelaksanaan program tersebut dibahas dalam Rapat Persiapan Kegiatan Bantuan Irigasi Perpipaan dan Bangunan Konservasi Bantuan Pemerintah Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga:Proyek KPBU APJ Pintar Rp143 M di Batang Resmi Dilelang, Target 8.100 TitikBupati Batang Ajak Wisata Lokal Saat Libur Sekolah, Dorong Ekonomi Masyarakat

Rapat yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, tersebut diikuti oleh para perwakilan kelompok tani penerima bantuan dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur pengairan merupakan langkah strategis pemerintah dalam merespons dampak perubahan iklim yang telah memicu kekeringan di sejumlah kawasan pertanian.

Menurutnya, usulan bantuan irigasi masih menjadi kebutuhan mendasar bagi para petani, sehingga pemerintah kembali mengalokasikan anggaran dengan mekanisme pelaksanaan secara swakelola oleh kelompok penerima.

“Banyak permintaan yang masuk dari kelompok tani. Bantuan ini merupakan program reguler dan seluruh pembangunannya dilakukan secara swakelola agar petani ikut terlibat dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap fasilitas yang dibangun,” tegas Pandu.

Ia mengingatkan seluruh kelompok penerima agar melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, mengingat seluruh proses pelaksanaan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada Kementerian Pertanian selaku pemberi bantuan.

Pandu juga menyampaikan harapannya agar pembangunan infrastruktur pengairan ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan di Kabupaten Kendal.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Dewi Apriliyani, memberikan penjelasan teknis terkait prioritas penyaluran bantuan.

Baca Juga:ITSNU Pekalongan Siap Perkuat Riset dan Inovasi Dukung Kemandirian Ekonomi NasionalJangan Remehkan Gen Alpha, Kemampuan Belajar dan Literasi Mereka Melampaui Bayangan

Ia mengungkapkan bahwa bantuan irigasi perpipaan diprioritaskan bagi lahan tadah hujan atau sawah yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air. Melalui sistem perpipaan, air dari sumber mata air akan dialirkan secara lebih efisien menuju areal persawahan sehingga kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi pada musim kemarau.

0 Komentar