BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – Kabar baik datang bagi ratusan siswa baru SMP Negeri 2 Batang. Program seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Batang telah rampung dipersiapkan dan siap dibagikan kepada 192 peserta didik baru setelah jadwal penyerahan ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Program tersebut disambut antusias oleh para orang tua karena dinilai mampu meringankan beban pengeluaran keluarga pada awal tahun ajaran baru.
Koordinator Koperasi Siswa SMPN 2 Batang, Bayi Larasati, mengatakan bahwa proses pengukuran seragam dilakukan bersamaan dengan daftar ulang siswa baru. Langkah tersebut dilakukan agar ukuran seragam yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa, sehingga tidak ada siswa yang mendapatkan seragam terlalu besar atau terlalu kecil.
Baca Juga:Perwal Baru TPI Pekalongan Terbit, Ikan Rusak Dilarang DilelangTabrak Lari di Langenharjo, Pembonceng Motor Tewas, Polisi Buru Pelaku
“Saat daftar ulang, siswa bersama orang tua langsung diarahkan untuk melakukan pengukuran seragam OSIS. Karena siswa baru belum kami kenal, maka pengukuran dilakukan secara langsung oleh penjahit,” katanya saat ditemui di SMPN 2 Batang, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, pengukuran dilakukan oleh penjahit lokal asal Kepoh yang ditempatkan di ruang kelas IX B. Sementara proses daftar ulang dilaksanakan di ruang kelas VIII, sehingga alur pelayanan kepada siswa dan orang tua dapat berlangsung lebih tertib dan tidak saling mengganggu.
Menurut Bayi, seluruh proses produksi seragam telah selesai sejak Sabtu (11/7). Saat ini, sekolah tinggal menunggu arahan resmi dari Pemerintah Kabupaten Batang terkait waktu pembagian kepada para siswa.
“Seragam OSIS gratis sudah siap 100 persen. Begitu ada informasi mengenai waktu pembagian, kami akan segera menyerahkannya kepada seluruh siswa penerima,” ujarnya.
Sebanyak 192 peserta didik baru akan menerima seragam OSIS gratis melalui program bantuan pemerintah daerah tersebut. Kehadiran program ini mendapat sambutan positif dari para orang tua karena membantu mengurangi biaya yang biasanya harus dikeluarkan saat memasuki tahun ajaran baru, mulai dari seragam, alat tulis, hingga perlengkapan sekolah lainnya.
Selain seragam gratis, koperasi sekolah juga melayani pemesanan seragam lainnya seperti olahraga dan pramuka. Namun, Bayi menegaskan layanan tersebut tidak bersifat wajib sehingga orang tua bebas menentukan tempat pembelian sesuai kebutuhan dan kemampuan ekonomi masing-masing.
