KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan bermotor tak dikenal dengan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi H-2811-BXD terjadi di Jalan Raya Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, seorang pembonceng sepeda motor meninggal dunia, sementara pengemudi kendaraan yang diduga menjadi penyebab kecelakaan melarikan diri dari lokasi kejadian.
Korban meninggal diketahui bernama Fatkhiyah (51), warga Desa Bandengan, Kecamatan Kendal. Saat kejadian, ia berboncengan dengan pengendara sepeda motor Honda Vario, Mufa’atib (53), yang juga merupakan warga Desa Bandengan. Keduanya diduga melintas di jalur Pantura ketika musibah nahas itu terjadi.
Baca Juga:Libur Sekolah dan MBG Rehat, Harga Ayam dan Telur di Batang Turun SignifikanBawaslu Batang Gandeng Pramuka, Siapkan Kader Muda Pengawas Pemilu 2029
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kendal, Ipda Heru Andriantoro, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan tak dikenal tersebut melaju dari arah Semarang menuju Jakarta melalui jalur kanan dengan kecepatan sedang.
Namun, sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang menjaga konsentrasi sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan saat jarak dengan sepeda motor di depannya sudah terlalu dekat.
“Diduga pengemudi kendaraan yang tidak dikenal kurang konsentrasi sehingga menabrak bodi belakang sepeda motor Honda Vario yang berada di depannya. Akibat benturan tersebut sepeda motor oleng dan terjatuh, sedangkan kendaraan yang menabrak langsung meninggalkan lokasi kejadian,” tegas Ipda Heru Andriantoro.
Akibat kecelakaan tersebut, Fatkhiyah mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. H. Soewondo Kendal.
Sementara itu, pengendara sepeda motor Mufa’atib mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.
Petugas Satlantas Polres Kendal yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, memeriksa kondisi korban di rumah sakit, membuat sketsa lokasi kejadian, serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Ipda Heru Andriantoro menegaskan bahwa pihaknya masih terus memburu pengemudi kendaraan yang melarikan diri usai kecelakaan.
Baca Juga:Sahabat Al Ummah Ajak 20 Anak Yatim Eksplorasi Dunia Perhotelan di Aston PekalonganSedekah Laut Bandengan Perkuat Solidaritas Warga Hadapi Ancaman Banjir Rob
Ia mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor kepada pihak kepolisian untuk membantu mengungkap identitas pelaku.
