Edukasi Literasi Digital, PWI Kota Pekalongan Sasar 160 Siswa Baru SMPN 15

Edukasi Literasi Digital, PWI Kota Pekalongan Sasar 160 Siswa Baru SMPN 15
MALEKHA. ANTUSIAS - Antusias para peserta saat mengikuti kegiatan PWI Goes To School.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekalongan menggelar program “PWI Goes to School” di SMP Negeri 15 Pekalongan.

Kegiatan yang diikuti oleh 160 siswa baru ini bertujuan membekali generasi muda dengan kemampuan literasi digital dan pemanfaatan media sosial secara bijak sejak dini.

Program ini menjadi bagian dari upaya PWI Kota Pekalongan dalam mendorong kesadaran bermedia sosial yang sehat di kalangan pelajar.

Baca Juga:Tata Niaga Telur Satu Pintu Diterapkan di Kendal, Jadi Model Percontohan Program MBGDukung Pengembangan Kampus UMKABA, Bupati Kendal Serahkan Hibah Rp5 Miliar untuk PDM Kendal

Di tengah maraknya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di platform digital, pemahaman tentang etika berkomunikasi dan verifikasi informasi menjadi keterampilan yang tak bisa ditawar lagi.

Kepala SMPN 15 Pekalongan, Agnesti Pramuktiasih N, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas terlaksananya sinergi ini.

Ia berharap program edukasi tersebut dapat menjadi agenda tahunan karena dampaknya yang sangat positif bagi perkembangan akademis dan etika berkomunikasi para siswa.

“Alhamdulillah, sinergi dari Kota Pekalongan sudah mengadakan PWI Goes to School. Itu luar biasa sekali dan patut sekali diapresiasi dan terus dipertahankan untuk tahun-tahun selanjutnya,” ujar Agnesti saat ditemui di sela-sela kegiatan, Selasa (15/7/2026).

Agnesti menekankan pentingnya pembekalan ini agar para siswa mampu menyuarakan gagasan secara sehat di ruang publik digital.

Pengenalan etika jurnalistik dasar dinilai menjadi fondasi penting bagi siswa dalam menyaring informasi sebelum membagikannya ke media sosial. Menurutnya, kemampuan membedakan fakta dan opini menjadi bekal utama di era banjir informasi.

“Harapannya anak-anak kita bisa belajar banyak tentang bagaimana cara berliterasi digital untuk menyampaikan pendapat. Kemudian mereka menyampaikan opini mereka di media sosial dengan bijak dan baik sesuai dengan gambar-gambar yang ada,” lanjutnya.

Baca Juga:Tak Kejar Wisata Massal, Desa Tombo Pilih Jaga Alam dan Kopi LokalPLT Bupati Pekalongan: Alih Fungsi Sawah Harus Dikendalikan Demi Ketahanan Pangan

Tingginya antusiasme peserta membuat alokasi waktu yang disediakan dirasa masih kurang. Pihak sekolah berharap durasi pelatihan dapat diperpanjang pada pelaksanaan berikutnya agar penyerapan materi oleh siswa bisa lebih optimal.

“Luar biasa sekali antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan PWI Goes to School ini. Mereka sangat senang sekali dan rasanya kurang ya waktunya. Jadi harusnya mungkin lebih dari tiga jam, biar anak-anak maksimal mendapatkan pembelajaran terkait literasi. Semoga ilmu yang diberikan bisa bermanfaat untuk anak-anak semuanya dalam menulis dan mengirim tulisan di media sosial,” pungkas Agnesti.

0 Komentar