Pekalongan, RADARPEKALONGAN.ID — Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan Kota mengintensifkan intervensi preemtif di lingkungan pendidikan lokal. Langkah ini diwujudkan dengan menerjunkan personel gabungan lintas fungsi ke berbagai lembaga pendidikan dalam rangka menyukseskan program Police Goes to School bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.
Operasi penyuluhan terpadu yang digulirkan sejak Selasa, 14 Juli 2026 tersebut menggerakkan jajaran Satuan Binmas, Unit Kamsel Satuan Lalu Lintas, para Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek), hingga jejaring Bhabinkamtibmas di wilayah hukum setempat.
Edukasi ini menyasar seluruh klaster pendidikan, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.
Baca Juga:Bupati Batang Instruksikan Proyek Tak Lagi Menumpuk di Akhir Tahun, Siapkan Lelang DiniOtokritik Santri dan Relasi Kuasa Pesantren Mengemuka dalam Bedah Buku Raedu Basha
Dalam forum tatap muka di sekolah, korps baju cokelat tersebut membekali para siswa baru dengan paket materi mitigasi sosial. Fokus utama penyuluhan diarahkan pada gerakan pencegahan perundungan (bullying), antisipasi kenakalan remaja jalanan, bahaya laten penyalahgunaan narkotika, etika hukum bermedia sosial, penguatan wawasan kebangsaan, serta internalisasi budaya tertib berlalu lintas.
Metode diseminasi informasi dikemas secara interaktif dua arah agar substansi hukum mudah dicerna dan diimplementasikan dalam keseharian pelajar.
Skema ini ditempatkan sebagai bagian dari strategi makro kepolisian untuk mencetak komoditas sumber daya manusia muda yang disiplin dan kompetitif menuju visi Indonesia Emas 2045.
Selain model jemput bola ke sekolah-sekolah, otoritas kepolisian membuka pintu markas komando komunitasi lokal bagi para peserta didik baru yang ingin melakukan orientasi kelembagaan.
Salah satunya ditunjukkan lewat kunjungan puluhan siswa MA Hidayatul Athfal ke ruang pelayanan Markas Polsek Pekalongan Selatan.
Dalam kunjungan edukasi tersebut, para pelajar dibekali materi kedisiplinan serta pengenalan struktur organisasi. Mereka diajak melihat langsung tata cara kerja perlindungan, pengayoman, dan sistem pelayanan administrasi publik yang dijalankan oleh jajaran Polri di tingkat kecamatan.
Mewakili Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo mengonfirmasi bahwa pelibatan aktif institusi kepolisian dalam struktur kepanitiaan MPLS ditujukan untuk memangkas sekat birokrasi antara penegak hukum dengan anak-anak usia sekolah.
Baca Juga:TMMD Wonosari Siap Bangun Jalan Beton 650 Meter, Buka Akses Pertanian dan TambakIrigasi Tambak 2,7 Kilometer Dibangun Perdana di Kalirejo, Kendal Siap Genjot Produktivitas Petambak Rakyat
“Kami ingin kehadiran Polri di tengah kegiatan MPLS tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran hukum, disiplin, serta membangun hubungan yang positif antara pelajar dan kepolisian,” ujar Purno Utomo dalam rilis resminya, Jumat, 17 Juli 2026.
