PAD Parkir Kota Pekalongan Tembus 52%, Target Rp1,6 Miliar Dikejar

PAD Parkir Kota Pekalongan Tembus 52%, Target Rp1,6 Miliar Dikejar
ISTIMEWA. PARKIR - PAD dari sektor parir sudah menyentuh separuh dari taarget Rp1,6 miliar di tahun 2026.
0 Komentar

KOTA PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran di Kota Pekalongan menunjukkan kinerja yang menggembirakan pada paruh pertama tahun 2026. Hingga akhir Juni, realisasi pendapatan parkir tercatat mencapai sekitar Rp838,5 juta, atau setara dengan 52,41 persen dari target tahunan yang dibidik sebesar Rp1,6 miliar.

Angka ini mencatatkan peningkatan dibandingkan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya, sehingga menjadi modal berharga bagi Pemerintah Kota Pekalongan untuk mengejar sisa target hingga Desember mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, mengungkapkan bahwa capaian semester pertama ini mencerminkan pengelolaan sektor parkir yang semakin terarah, meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan.

Baca Juga:Baru 1 Jam Beraksi, Pelaku Curanmor di Wiradesa Ditangkap di BatangKendal Siapkan Payung Hukum Petasol dan Tambah Lima Mesin Pirolisis

“Realisasi semester I sudah menyentuh 52,41 persen. Kami optimistis target 2026 bisa tercapai, terutama dengan adanya tambahan titik taman parkir baru seperti di Pasar Grogolan, AZ.KO, dan beberapa lokasi lain yang mulai beroperasi dan memberikan kontribusi,” ujar Restu saat ditemui di kantornya, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, kondisi tahun 2026 memang berbeda dengan 2025 yang saat itu didukung oleh banyak kegiatan berskala besar sehingga pendapatan parkir sempat melampaui target. Meski demikian, tren positif pada semester I tahun ini tetap menunjukkan bahwa potensi sektor parkir masih dapat diandalkan sebagai salah satu kontributor PAD.

Lebih lanjut, Restu menuturkan bahwa Dishub akan terus menggenjot optimalisasi di seluruh titik parkir yang ada. Perhatian khusus diberikan pada lokasi-lokasi parkir baru yang diharapkan mampu menambah pemasukan secara signifikan. Pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan dan penertiban juru parkir agar pendapatan dapat terkoleksi secara maksimal.

“Kami menyadari bahwa pendapatan parkir di badan jalan sempat mengalami penurunan karena aktivitas ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Namun, kami tidak tinggal diam. Berbagai langkah optimalisasi terus kami lakukan agar target Rp1,6 miliar tahun ini dapat terpenuhi,” pungkasnya.

Dengan tambahan titik parkir baru dan upaya pengelolaan yang lebih intensif, Dishub Kota Pekalongan optimistis bahwa target PAD dari sektor perparkiran dapat tercapai penuh pada akhir tahun 2026. (nul)

0 Komentar