RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan makin gencar memperkuat pemberdayaan masyarakat lewat implementasi Program Kecamatan Berdaya. Di Kecamatan Pekalongan Selatan, program strategis ini tak sekadar menyasar pengembangan kapasitas anak muda, melainkan juga menaruh fokus pada perlindungan berlapis bagi kelompok rentan seperti perempuan, anak, warga lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas.
Camat Pekalongan Selatan, Sumadi, menyatakan bahwa inisiatif ini sejatinya telah lama bergulir di wilayahnya, namun kini lebih dititikberatkan pada penguatan sinergi lintas sektor yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga aparat penegak hukum.
“Sebetulnya program ini sudah lama berjalan, hanya saja sekarang kita lebih menekankan pada penguatan sinergitas,” kata Sumadi saat dimintai keterangan, Jumat, 24 April 2026.
Baca Juga:Tangis Haru Pecah di Batang, Jenazah ART Remaja yang Tewas Tragis di Jakarta Tiba di Kampung HalamanTunggu Juknis Pusat, PPPK Kendal Segera Diterjunkan Perkuat Koperasi Merah Putih
Ia menuturkan, program ini selaras dengan nota komitmen yang baru-baru ini ditandatangani oleh Wali Kota Pekalongan bersama Gubernur Jawa Tengah di Semarang. “Intinya, program ini sudah ada, tinggal bagaimana kita tingkatkan manfaatnya agar lebih dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Fasilitas Internet Gratis untuk Publik
Langkah nyata dari implementasi program ini salah satunya diwujudkan lewat penyediaan akses internet gratis di area kantor kecamatan. Menariknya, fasilitas publik ini sengaja dibuat terbuka agar dapat diakses oleh siapa saja tanpa memerlukan kata sandi (password).
Menurut Sumadi, layanan digital ini ditujukan untuk menunjang produktivitas warga, mulai dari kalangan pelajar hingga komunitas kepemudaan.
“Harapannya dimanfaatkan untuk hal-hal positif, seperti belajar, kegiatan komunitas, maupun pengembangan diri. Bahkan anak-anak Forum Anak untuk mendukung Kota Layak Anak sering memanfaatkan fasilitas ini untuk kegiatan mereka,” tuturnya memaparkan.
Empat Pilar Program dan Penanganan Lintas Sektor
Lebih lanjut, Sumadi membeberkan bahwa Program Kecamatan Berdaya ditopang oleh empat pilar utama. Keempatnya meliputi Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak, Perlindungan Lansia dan Disabilitas, Taruna Karya Mandiri, serta penyediaan fasilitas pusat olahraga (Sport Center).
Melalui pilar Taruna Karya Mandiri, pemerintah menyediakan wadah inkubasi bagi generasi muda untuk menggodok keahlian berbasis minat dan bakat, mulai dari sektor teknologi informasi (IT) hingga keahlian bertani ala milenial.
