Kepergok Curi Motor di Pekalongan, Residivis Curanmor Babak Belur Diamuk Massa

Kepergok Curi Motor di Pekalongan, Residivis Curanmor Babak Belur Diamuk Massa
ISTIMEWA DIAMANKAN – Seorang residivis diamankan polisi setelah kepergok hendak mencuri motor dan dihajar massa, Rabu petang (6/5/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Nasib nahas menimpa seorang pria berinisial ME (56). Warga Kertijayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ini menjadi bulan-bulanan warga usai kepergok mencuri sebuah sepeda motor pada Rabu (6/5/2026) petang.

Pelaku yang belakangan diketahui sebagai residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini tertangkap basah saat hendak menggasak Honda Beat bernomor polisi G-3219-YT. Kendaraan roda dua tersebut diketahui tengah terparkir di depan sebuah rumah warga di kawasan Sapugarut Gang 3, Kecamatan Buaran.

Aksi nekat ME gagal total setelah gerak-geriknya memicu kecurigaan warga setempat. Teriakan “maling” yang dilontarkan warga sontak memecah keheningan dan mengundang kerumunan masyarakat sekitar.

Baca Juga:Viral Video ASN Pekalongan Karaoke di Jam Kerja, Kepala Dindikbud Beri KlarifikasiInvestasi Triliunan di KEK Kendal, Gubernur Jateng Minta Investor Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Menyadari kedoknya terbongkar, ME sempat mengambil langkah seribu untuk melarikan diri. Namun, pelariannya harus kandas lantaran ia berhasil diringkus warga tak jauh dari lokasi kejadian.

Massa yang terlanjur geram dengan maraknya kasus curanmor di wilayah tersebut tak ayal meluapkan emosinya. Pelaku pun babak belur dihajar warga hingga menderita sejumlah luka fisik.

Beruntung, nyawa ME masih bisa diselamatkan. Aparat kepolisian yang menerima laporan bergegas tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi pelaku dari kepungan amukan massa.

ME kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis sebelum nantinya digelandang ke meja pemeriksaan.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, melalui Kasat Reskrim AKP Setyanto, mengonfirmasi rekam jejak kejahatan pelaku. Ia membenarkan bahwa ME merupakan “wajah lama” yang sudah beberapa kali keluar masuk bui dengan kasus serupa.

“Masih kami selidiki, pelaku diduga tidak beraksi seorang diri,” urai AKP Setyanto memberikan keterangan resmi.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman intensif guna mengusut tuntas kemungkinan adanya jaringan sindikat atau keterlibatan ME dalam serangkaian kasus curanmor lain di wilayah hukum Pekalongan.

Baca Juga:Penuhi Hak Pendidikan Napi, Lapas Pekalongan Gandeng SKB Gelar Program Kejar PaketResmi Dibuka! Bursa Calon Ketua Umum KONI Kabupaten Pekalongan 2025-2029, Cek Jadwal Lengkapnya

Menyikapi insiden ini, kepolisian turut mengimbau masyarakat luas agar tidak mudah tersulut emosi untuk melakukan aksi main hakim sendiri, serta memercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. (way)

0 Komentar