Viral CCTV Pembakaran Rumah Janda di Karangdadap Pekalongan, Polisi Buru Pelaku

Viral CCTV Pembakaran Rumah Janda di Karangdadap Pekalongan, Polisi Buru Pelaku
HADI WALUYO OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP di rumah yang dibakar di Desa Kebonrowopucang, Karangdadap, Kabupaten Pekalongan.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KARANGDADAP – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah rekaman kamera pemantau (CCTV) yang memperlihatkan detik-detik teror pembakaran sebuah rumah di wilayah Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Merespons video viral yang meresahkan masyarakat tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

Insiden nahas ini menimpa RS (41), seorang janda warga Desa Kebonrowopucang, Kecamatan Karangdadap. Peristiwa dugaan pembakaran tersebut terjadi pada Jumat (8/5/2026) dini hari, sekitar pukul 03.45 WIB.

Baca Juga:Terjegal Status Aset, Rencana Revitalisasi Taman Kalireyeng Kendal Mandek pada 2026Rawat Tradisi Legenonan, Warga Desa Jagung Pekalongan Perkuat Silaturahmi dan Gotong Royong

Kapolsek Karangdadap, AKP Sumianto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa jajarannya langsung mengambil tindakan tak lama setelah insiden itu mencuat ke ranah publik.

“Begitu menerima informasi dan adanya postingan yang viral di media sosial, kami bersama Unit Reskrim dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta olah TKP,” ujar AKP Sumianto saat memberikan keterangan, Sabtu (9/5/2026).Pelaku Melarikan Diri, Korban Trauma

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi, kronologi bermula ketika seorang saksi melihat kobaran api mendadak menyala dari arah pintu depan rumah korban.

Menyadari bahaya yang mengancam, saksi bergegas membangunkan korban. RS yang terkejut melihat rumahnya dilalap api spontan berteriak meminta pertolongan. Teriakan histeris korban berhasil memancing perhatian warga sekitar yang tengah terlelap.

Para tetangga berbondong-bondong keluar rumah untuk memadamkan api sekaligus berusaha mencari keberadaan pelaku. Sayangnya, pelaku berhasil meloloskan diri di bawah kegelapan malam sebelum warga tiba.

Meski api berhasil dipadamkan, insiden ini menyebabkan sejumlah kerusakan fisik. Bagian daun pintu, gorden jendela, lantai, hingga tembok depan rumah hangus terbakar sebagian. Secara materiil, korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta. Namun yang lebih memprihatinkan, korban dilaporkan mengalami trauma psikologis dan dilanda kekhawatiran akan adanya aksi teror susulan.

Terkait hal ini, AKP Sumianto memastikan bahwa proses hukum tengah berjalan dan identitas pelaku sedang dalam tahap pelacakan (lidik).

Baca Juga:Kepergok Curi Motor di Pekalongan, Residivis Curanmor Babak Belur Diamuk MassaDinsos dan BPS Kendal Kebut Validasi 30 Ribu Data PBI Tahap 2, Target Tuntas Akhir Mei 2026

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengamankan barang bukti berupa gorden yang terbakar. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum pasti di media sosial,” jelasnya.

0 Komentar