Susah Cari Kerja? Pemkot Pekalongan Buka Pelatihan PBK 2026 Bersertifikat BNSP, Barista Paling Laris!

Susah Cari Kerja? Pemkot Pekalongan Buka Pelatihan PBK 2026 Bersertifikat BNSP, Barista Paling Laris!
PELATIHAN - Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) setempat resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026.
0 Komentar

Lulus Dapat ‘Ijazah Sakti’ BNSP dan Dilindungi BPJS!

Di tempat yang sama, Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan, membocorkan bahwa ada 96 peserta beruntung yang lolos mengikuti program ini. Mereka bakal digembleng habis-habisan baik dari segi softskill maupun hardskill!

“Softskill dilaksanakan selama tiga hari mulai 18 sampai 20 Mei, kemudian dilanjutkan pelatihan teknis sesuai kompetensi,” beber Betty.

Durasi pelatihannya pun bervariasi. Yang paling memakan waktu adalah kelas teknisi handphone yang berlangsung hingga 36 hari. Menariknya lagi, lulusan PBK ini tak cuma dapat ilmu, tapi juga bakal mendapat sertifikat kompetensi!

Baca Juga:Tingkatkan Literasi Nelayan Pesisir, Ditpolairud Polda Jateng Hadirkan Kapal Pintar di PekalonganNahas! Pria Berbalut Sarung Tewas Ditabrak KA Kargo di Ngampel Kendal, Diduga Idap Gangguan Jiwa

“Di akhir pelatihan akan dilakukan uji kompetensi oleh LSP yang sudah diakui BNSP sehingga peserta bisa memperoleh sertifikat profesi,” terangnya. Sertifikat sakti ini dijamin bakal bikin peserta makin percaya diri saat melamar kerja atau nekat buka usaha sendiri.Usut punya usut, dari keenam jurusan tersebut, kelas Barista menjadi primadona alias paling diperebutkan tahun ini.

“Peminat paling banyak saat ini memang barista. Peluangnya masih sangat besar, baik untuk bekerja maupun membuka usaha sendiri,” sambung Betty.

Biar peserta makin fokus dan tenang selama belajar, Dinperinaker juga memberikan tameng pelindung berupa jaminan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian secara cuma-cuma!

“Kami ingin seluruh peserta merasa aman selama mengikuti pelatihan,” pungkasnya. (nul)

0 Komentar