Babat Habis Jalan Gelap, Pemkab Batang Pasang 9.387 Lampu PJU Baru Demi Keamanan Pekerja Shift Malam

Babat Habis Jalan Gelap, Pemkab Batang Pasang 9.387 Lampu PJU Baru Demi Keamanan Pekerja Shift Malam
M. DHIA THUFAIL BUTUH APJU - Jalan Pantura Kabupaten Batang segera dipasang 9.387 Lampu.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Langkah super berani diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang di bawah komando Bupati M. Faiz Kurniawan. Emsh melihat banyak jalanan desa yang gelap gulita bak “hutan”, Pemkab Batang langsung tancap gas mempercepat pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU). Lewat proyek raksasa skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan Umum (KPBU APJU), Batang bakal dibikin terang benderang!

Gebrakan ini digadang-gadang bakal menjadi jawaban atas keresahan masyarakat. Selain ampuh mendongkrak denyut nadi perekonomian di malam hari, PJU ini dipasang demi menjamin keamanan warga dari aksi kejahatan jalanan.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, blak-blakan mengakui jika wilayahnya saat ini darurat lampu penerangan. Berdasarkan data yang dikantonginya, Kabupaten Batang ternyata masih kekurangan lampu jalan hingga menyentuh angka 69,6 persen, di mana kawasan pedesaan menjadi lokasi yang paling menderita.

Baca Juga:Target Eliminasi 2030, Dinkes Batang Temukan 451 Kasus TBC dan Gencarkan Skrining Jemput BolaBerawal dari Penemuan Bayi di Ringinarum, Polres Kendal Tangkap Ayah yang Tega Setubuhi Anak Kandung

“Kondisi ini membuat masih banyak jalan desa gelap sehingga perlu percepatan pembangunan penerangan jalan,” ungkap Bupati Faiz dengan nada serius di Aula Bupati Batang, Kamis (21/5/2026).

Ngeri! Angka Kecelakaan Terus Meroket Akibat Jalan Gelap

Bupati muda ini membeberkan fakta mengerikan. Minimnya lampu jalanan berdampak fatal pada hilangnya nyawa warga di aspal. Data kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Batang tercatat terus meroket dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023 terjadi 510 kasus kecelakaan, naik menjadi 520 kasus di 2024, dan kembali melesat hingga 550 kasus pada 2025 kemarin.

Tak hanya soal nyawa di jalan raya, penerangan ini mendesak dilakukan demi melindungi para pejuang nafkah di Batang, khususnya pekerja pabrik yang pulang-pergi saat shift malam. Terlebih, saat ini mayoritas buruh industri di Batang didominasi oleh kaum perempuan.

“Kalau jalannya terang, masyarakat lebih aman. Aktivitas ekonomi juga bisa berjalan lebih panjang,” sahut Bupati Faiz memberikan angin segar bagi para pelaku usaha malam.Pakai Lampu Hemat Energi Super Canggih Plus CCTV

Ogah membebani isi dompet daerah alias APBD, Pemkab Batang memutar otak dengan menggandeng pihak swasta lewat skema Public Private Partnership (PPP). Melalui jurus ini, sebanyak 9.387 titik lampu baru siap disebar di berbagai sudut jalan.

0 Komentar