Biar adil, rinciannya dibagi mulai dari 1.949 titik lampu di jalan nasional wilayah timur Batang, 954 titik di sepanjang jalan provinsi, serta kuota jumbo sebanyak 6.484 titik difokuskan untuk menerangi jalan-jalan kabupaten.
Menariknya lagi, teknologi yang disuntikkan ke lampu-lampu ini bukan kaleng-kaleng. Lampu yang dipasang memiliki efikasi super tinggi hingga 160 lumens per watt, yang artinya sangat irit setrum tapi sinarnya dijamin silau membakar kegelapan.
“Tak hanya itu, proyek tersebut juga akan dilengkapi 150 titik kamera pengawas (CCTV), sensor kualitas udara, hingga sensor banjir sebagai bagian dari pengembangan sistem pengawasan berbasis teknologi,” tambah Faiz memperinci kecanggihan fasilitas baru tersebut.
Baca Juga:Target Eliminasi 2030, Dinkes Batang Temukan 451 Kasus TBC dan Gencarkan Skrining Jemput BolaBerawal dari Penemuan Bayi di Ringinarum, Polres Kendal Tangkap Ayah yang Tega Setubuhi Anak Kandung
Di akhir sambutannya, Bupati Faiz menantang seluruh pemerintah desa di Batang untuk ikut kreatif dan meniru langkah ini. Bagi desa yang punya potensi wisata malam atau investasi, dipersilakan mengajukan kerja sama skema KPBU agar langsung dikawal dan mendapat pendampingan penuh dari pemerintah kabupaten. (fel)
