Sinergi TNI-Polri dan Pemkot Pekalongan Gelar Karya Bakti di Gereja Santo Petrus, Wujud Toleransi dan Kebersam

Sinergi TNI-Polri dan Pemkot Pekalongan Gelar Karya Bakti di Gereja Santo Petrus, Wujud Toleransi dan Kebersam
WAHYU HIDAYAT. KARYA BAKTI – Personel TNI, Polri, Pemkot Pekalongam, Satpol PP, dan DLH melakukan karya bakti bersih-bersih lingkungan di area Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan, Senin (24/8/2026) pagi.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota Pekalongan, serta pengurus gereja bahu-membahu menggelar karya bakti pembersihan lingkungan di Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan, Senin (24/8/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76 dan HUT TNI ke-81 tahun 2026.

Petugas yang terlibat berasal dari Kodim 0710/Pekalongan, Koramil 02/Pekalongan Timur, Polres Pekalongan Kota, Polsek Pekalongan Timur, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Kecamatan Pekalongan Timur. Mereka terlihat bersinergi menyapu halaman, membersihkan area parkir, mengecat, serta membersihkan sampah, rumput liar, dan saluran air di luar area gereja.

Danramil 02/Pekalongan Timur Kapten CBA Didi Wijayanto, mewakili Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, menyampaikan bahwa kegiatan serupa juga menyasar tempat ibadah lain secara berkelanjutan.

Baca Juga:Kapolresta Batang Imbau Warga Tetap Tenang Hadapi Rencana Aksi 27 Agustus di JakartaBupati Kendal Naik Odong-odong, Karnaval HUT RI Makin Merakyat dan Semarak

“Kegiatan ini dalam rangka HUT TNI ke-81 dan HUT Kodam ke-76. Kita bekerja sama membersihkan gereja, dan tidak hanya gereja saja, tetapi juga tempat-tempat ibadah lain seperti vihara dan masjid. Intinya kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa TNI, Polri, dan Pemkot hadir di tengah tempat ibadah untuk menjaga toleransi serta mempererat persatuan dan kesatuan NKRI,” ujar Kapten CBA Didi.

Menurutnya, keterlibatan lintas instansi ini diharapkan mampu membangun modal psikologis masyarakat dalam kehidupan beragama, sekaligus menjadi benteng preventif terhadap potensi gesekan sosial maupun isu-isu yang dapat memecah belah.

Romo Paroki Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan, Romo Yohanes Suratman yang akrab disapa Romo Ratman, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kehadiran aparat dan pemerintah daerah memberi makna lebih dari sekadar bantuan fisik.

“Kami dari Gereja Katolik sangat gembira menyambut kehadiran teman-teman TNI, Polri, dan Pemkot. Yang utama di sini bukan hanya soal kerja baktinya, tetapi kehadirannya dalam membangun relasi. Kami merasa didukung, dilindungi, dan diayomi,” ungkap Romo Ratman.

Ia juga meyakini sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata harmonisnya hubungan antarumat beragama dan instansi pemerintah di Kota Pekalongan. Kolaborasi semacam ini, menurutnya, berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang rukun, sejahtera, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan. (way)

0 Komentar