RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, SMP NU Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, meluncurkan sebuah program inovatif yang diberi nama “Cahaya Kata”. Program edukasi ini dirancang secara khusus sebagai upaya nyata menumbuhkan ekosistem dan budaya positif di lingkungan sekolah.
Program “Cahaya Kata” merupakan sebuah gerakan kolaboratif yang diinisiasi oleh seluruh elemen tenaga pendidik dan kependidikan. Secara bersama-sama, para guru dan karyawan sekolah menghimpun berbagai kutipan inspiratif yang memuat nilai-nilai motivasi, literasi edukasi, serta penguatan moral berkarakter.
Nantinya, setiap kutipan positif yang telah terkumpul tersebut akan dikemas secara visual ke dalam bentuk flyer digital yang menarik. Karya tersebut kemudian didistribusikan secara masif melalui berbagai platform media sosial resmi milik sekolah.
Baca Juga:Aksi May Day 2026 Pekalongan Pecah! Buruh Teriakkan 3 Tuntutan Ngeri, Minta Outsourcing DihapusFakta Baru Video Asusila Viral di Batang, Pemeran Pria Tergiur Cuan Rp 220 Juta dari Akun Misterius
Tidak hanya di ranah digital, pesan-pesan penyemangat ini juga dicetak menjadi hiasan dinding atau majalah dinding (mading) yang ditempatkan di berbagai sudut strategis sekolah. Tujuannya, agar untaian kata inspiratif tersebut dapat dibaca dan diresapi langsung oleh para siswa setiap hari.
Penguatan Karakter di Luar Aspek Akademik
Kepala SMP NU Karangdadap, Ahmad Muqoddam, memaparkan bahwa peluncuran program yang bertepatan dengan momentum Hardiknas ini merupakan langkah strategis institusinya dalam menciptakan lingkungan belajar yang holistik. Menurutnya, sekolah tidak boleh hanya berfokus pada capaian nilai akademik semata, tetapi juga memikul tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan mental peserta didik.
“Melalui kekuatan kata-kata, kami ingin menyalakan semangat belajar siswa serta menumbuhkan harapan besar dalam meraih masa depan,” ungkap Ahmad Muqoddam saat memberikan keterangan terkait peluncuran program tersebut.
Momentum Hardiknas tahun ini dinilai menjadi titik awal yang tepat untuk menguatkan komitmen seluruh warga sekolah dalam menghadirkan sistem pendidikan yang bermakna, inspiratif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Pihak sekolah berharap, inovasi “Cahaya Kata” mampu menjadi medium yang sederhana namun memiliki dampak signifikan dalam membangun atmosfer akademis yang positif. Lebih dari sekadar susunan kalimat motivasi, gerakan ini diharapkan dapat mempererat kolaborasi antarwarga sekolah sekaligus mengukuhkan citra SMP NU Karangdadap sebagai lembaga pendidikan inklusif yang humanis dan berkarakter unggul. (mal)
