Sementara untuk 15 persen siswa yang masih membutuhkan pendampingan, Nur Khikmah menerapkan strategi asistensi khusus melalui kemitraan personal dengan orang tua siswa serta pemberian kelas privat pasca-jam sekolah.
“Di sekolah saya privati, akhir pembelajaran yang lain sudah pulang, dia belum. Di rumah juga orang tuanya mendampingi untuk belajar membaca. Akhirnya, alhamdulillah sekarang anak-anak kami sudah lancar membaca,” ucap Nur Khikmah memungkasi penjelasannya. (mal)
