Pembukaan MPLS berlangsung meriah melalui prosesi pemukulan gong yang dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol harapan, cita-cita, dan semangat seluruh keluarga besar SMUHI dalam menyongsong masa depan yang lebih gemilang.
Pembiasaan Baik Menjadi Identitas Sekolah
Salah satu kekuatan utama SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan adalah konsistensinya membangun budaya positif melalui berbagai pembiasaan baik setiap hari.
Budaya tersebut meliputi datang tepat waktu sebelum pukul 07.00 WIB, menerapkan budaya S5, melaksanakan Shalat Dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran.
Baca Juga:Korupsi Pejabat Daerah Tahun 2026, Antara Kebutuhan, Keserakahan, Kegagalan Sistem, dan Politik Majoritarian Korupsi di Indonesia Seperti Air Sudah Keruh dari Hulunya, Catatan Tambahan untuk Rizki Nuansa Hadyan
Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, melaksanakan Shalat Zuhur dan Ashar berjamaah, membangun karakter disiplin, jujur, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta membiasakan literasi, kepedulian lingkungan, dan penggunaan teknologi secara bijaksana.
Pembiasaan tersebut menjadi fondasi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, akhlak mulia, dan kepedulian sosial.
Mengusung Visi ‘Islami, Unggul, dan Kreatif’
SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan memiliki visi ‘Terwujudnya Lulusan yang Islami, Unggul, dan Kreatif.’
Visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari penanaman nilai-nilai Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, peningkatan mutu pembelajaran berbasis inovasi.
Juga, penguatan karakter disiplin dan kepemimpinan, pengembangan prestasi akademik maupun nonakademik, peningkatan literasi digital, kewirausahaan, hingga penguatan kerja sama dengan berbagai pihak.
MPLS Berlangsung Selama Tiga Hari
Kegiatan MPLS/FORTASI dilaksanakan selama tiga hari, yakni 13–15 Juli 2026 pukul 07.00–14.00 WIB.
Berbagai materi diberikan kepada peserta didik baru, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, visi dan budaya sekolah, profil guru, pembiasaan Islami, Kemuhammadiyahan, wawasan kebangsaan, pendidikan karakter.
Baca Juga:Masih Maraknya Pejabat Daerah Terjerat Korupsi di 2026: Mengapa Hukuman Saja Belum Cukup?Toy Story 5 dan Kesiapan Anak Memasuki SD, Bermain Menjadi Fondasi Kematangan Sosial
Selain itu, pencegahan bullying, bahaya narkoba, etika bermedia sosial, literasi digital, motivasi belajar, perencanaan masa depan, organisasi siswa, ekstrakurikuler, layanan bimbingan konseling, perpustakaan, hingga simulasi pembelajaran.
Seluruh materi dirancang agar peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus siap menghadapi tantangan belajar di jenjang SMA.
Dilanjutkan Kemah Bakti Ortom
Setelah MPLS selesai, pembinaan karakter siswa baru akan diteruskan melalui Kemah Bakti Ortom (KBO) yang dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Juli 2026 di Lapangan Olahraga Karanggondang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.
