Siswa Baru SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Membludak, 300 Pendaftar Berebut 226 Kursi

Siswa SMUHI Membludak.
Siswa baru SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan pada tahun ajaran ini membludak. Dari 300 pendaftar yang diterima 226 siswa
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan (SMUHI) kembali membuktikan diri sebagai salah satu sekolah swasta favorit di Pekalongan.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMUHI meningkat signifikan. Dari sekitar 300 pendaftar, hanya 226 siswa baru yang berhasil diterima setelah melalui proses seleksi.

Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan, baik dalam bidang akademik, pembentukan karakter Islami, maupun pengembangan potensi peserta didik.

Hari Pertama Sekolah Berlangsung Hangat dan Penuh Semangat

Baca Juga:Korupsi Pejabat Daerah Tahun 2026, Antara Kebutuhan, Keserakahan, Kegagalan Sistem, dan Politik Majoritarian Korupsi di Indonesia Seperti Air Sudah Keruh dari Hulunya, Catatan Tambahan untuk Rizki Nuansa Hadyan

Senin, 13 Juli 2026, menjadi hari yang penuh kebahagiaan bagi keluarga besar SMUHI Pekajangan. Sebanyak 226 siswa kelas X yang terbagi dalam enam rombongan belajar (rombel) mengikuti hari pertama sekolah dengan suasana yang hangat, khidmat, dan penuh antusiasme.

Sejak pukul 06.30 WIB, para guru, tenaga kependidikan, serta panitia Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Forum Ta’aruf dan Orientasi (FORTASI) telah bersiap di gerbang sekolah menyambut para siswa baru.

Penyambutan dilakukan dengan budaya S5 (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) yang selama ini menjadi ciri khas SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan.

Sambutan hangat tersebut memberikan kesan pertama yang positif sekaligus memperlihatkan budaya sekolah yang religius, ramah, dan penuh kekeluargaan.

Mengawali Aktivitas dengan Shalat Dhuha Berjamaah

Tepat pukul 07.00 WIB, seluruh warga sekolah memulai aktivitas dengan Shalat Dhuha berjamaah di halaman sekolah.

Bertindak sebagai imam adalah Drs. H. Pasrum Affandi, Guru Al-Islam sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat.

Pembiasaan ibadah ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan kepada seluruh peserta didik agar setiap aktivitas diawali dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kepala Sekolah: Bangun Ilmu, Akhlak, dan Kepemimpinan

Baca Juga:Masih Maraknya Pejabat Daerah Terjerat Korupsi di 2026: Mengapa Hukuman Saja Belum Cukup?Toy Story 5 dan Kesiapan Anak Memasuki SD, Bermain Menjadi Fondasi Kematangan Sosial

Usai Shalat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Pembukaan MPLS/FORTASI Tahun Ajaran 2026/2027 yang diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa kelas X, XI, dan XII.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan, Amilah, S.Pi., mengungkapkan rasa syukur atas meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada sekolah.

Ia mengajak seluruh peserta didik menjadikan sekolah sebagai tempat untuk membangun ilmu pengetahuan, memperkuat akhlak, mengembangkan kepemimpinan, menumbuhkan kreativitas, serta meraih berbagai prestasi.

0 Komentar