RSUD Bendan Tambah 114 Tempat Tidur Rawat Inap, Kurangi Waktu Tunggu IGD

RSUD Bendan Tambah 114 Tempat Tidur Rawat Inap, Kurangi Waktu Tunggu IGD
ISTIMEWA. PELAYANAN - RSUD Bendan siap menambah kapasitas ruangan rawat inap untuk memberikan pelayanan maksimal bagi pasien
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kota Pekalongan melalui RSUD Bendan berencana menambah kapasitas ruang rawat inap guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas keluhan warga terkait lamanya waktu tunggu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) akibat ruang perawatan yang kerap penuh.

Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid, yang akrab disapa Aaf, mengungkapkan bahwa dirinya kerap menerima pesan dari warga melalui WhatsApp yang mengeluhkan keluarganya harus menunggu berjam-jam di IGD sebelum mendapatkan kamar perawatan.

“Saya sering dihubungi warga yang meminta tolong karena keluarganya harus menunggu delapan jam, bahkan ada yang sampai 24 jam di IGD karena kamar rawat inap penuh dan masih antre. Ini sudah ada wacana untuk menambah kamar pelayanan, mudah-mudahan segera direalisasikan,” ujar Aaf usai menerima visitasi tim Surveior Akreditasi Rumah Sakit dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP) di RSUD Bendan, Senin (10/8/2026).

Baca Juga:Kebakaran Hantam Dua Titik di Kendal, 8 Rumah Ludes, Kerugian Capai Ratusan JutaHarga Tembakau Kendal Mulai Naik, Spekulan Berani Tebus Rp60 Ribu

Direktur RSUD Bendan Pekalongan, dr. Dwi Heri Wibawa, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun rencana pembangunan gedung baru yang akan mengintegrasikan IGD baru dengan ruang rawat inap tambahan. Gedung tersebut dirancang memiliki empat lantai dengan fungsi pelayanan yang terbagi secara jelas.

Lantai pertama akan difungsikan untuk ruang ICU, Cath Lab, dan farmasi, sementara lantai dua, tiga, dan empat akan dikhususkan sebagai ruang rawat inap. Setiap lantai direncanakan memiliki 38 tempat tidur, sehingga total tambahan kapasitas mencapai 114 tempat tidur.

“Insyaallah lancar, masing-masing lantai ada 38 tempat tidur, jadi total tambahannya 114 tempat tidur. Mudah-mudahan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelas dr. Dwi Heri.

Saat ini, proses penyusunan Detail Engineering Design (DED) tengah berjalan. Setelah tahap tersebut rampung, pembangunan akan dilanjutkan dengan proses lelang dan kerja sama dengan pihak ketiga. Penambahan kapasitas ini diharapkan mampu memperkuat layanan rawat inap sekaligus mengurangi kepadatan pasien di IGD.

Dengan tambahan 114 tempat tidur tersebut, RSUD Bendan optimistis dapat memberikan pengalaman layanan kesehatan yang lebih nyaman, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan pasien. Fasilitas yang lebih memadai juga dinilai akan meningkatkan kualitas pelayanan secara keseluruhan serta memperbaiki akses masyarakat terhadap perawatan kesehatan yang layak.

0 Komentar