Gandeng Kodim, PPG FKIP Unikal Wajibkan Diklat Bela Negara bagi Calon Guru

Gandeng Kodim, PPG FKIP Unikal Wajibkan Diklat Bela Negara bagi Calon Guru
MALEKHA, MATERI - Para peserta mendengarkan materi dari narasumber dalam kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pekalongan (Unikal) menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru. Kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini berlangsung selama dua hari, mulai 23 hingga 24 Juni 2026, dan diikuti oleh 60 mahasiswa.

Diklat ini memadukan materi dalam ruangan (indoor) serta kegiatan fisik di luar ruangan (outdoor) dengan menggandeng jajaran TNI dari Kodim 0710 Pekalongan dan Koramil setempat.

Amanat Kemendikdasmen

Kaprodi PPG Unikal, Rini Utami, M.Pd, menjelaskan kegiatan ini merupakan amanat langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bagi perguruan tinggi yang ditunjuk menyelenggarakan PPG. Fokus utama diklat adalah melatih jiwa kepemimpinan serta menanamkan rasa cinta tanah air.

Baca Juga:Waspada Penipuan ETLE Palsu di Batang, Polisi Imbau Tak Klik Tautan CurigaPolisi Bekuk Tersangka Pembunuhan di Kendal, Korban Tewas Dicekik Soal Cincin Emas

“Unikal ditunjuk untuk menyelenggarakan PPG calon guru dari Kemendikdasmen. Kemudian dari pusat harus ada kegiatan bela negara dan wawasan kebangsaan. Bentuknya diklat selama dua hari untuk melatih jiwa kepemimpinan,” ujar Rini saat ditemui di lokasi kegiatan.

Bekal Sebelum Terjun ke Sekolah

Rini menambahkan, pembekalan ini sangat krusial karena para mahasiswa nantinya akan terjun langsung ke sekolah melalui program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Nilai-nilai kepemimpinan dan nasionalisme diharapkan bisa ditularkan kepada generasi muda di sekolah.

“Poin pentingnya untuk melatih kepemimpinan dan cinta tanah air. Mereka calon guru, otomatis harus dibekali dengan rasa cinta Indonesia yang nanti ditularkan juga ke siswa,” tambahnya.

Materi dan Prosedur Medis Ketat

Rangkaian acara dimulai dengan pemeriksaan kesehatan, apel pagi, kemudian pematerian indoor meliputi wawasan kebangsaan untuk mencegah radikalisme serta etika bela negara bagi guru. Sesi outdoor berupa latihan baris-berbaris bersama TNI dilanjutkan pada hari kedua dengan latihan tata upacara bendera dan outbound.

Faktor keselamatan menjadi prioritas utama. Tim medis memberlakukan tes kesehatan ketat dua kali sehari, pagi dan sore hari, sebelum dan sesudah kegiatan fisik.

“Dari pagi tes kesehatan, nanti di akhir setengah 4 juga ada tes kesehatan. TNI menyarankan kesiapan fisik dibuktikan dengan tes kesehatan. Takutnya ada yang punya sakit tertentu, bisa terdeteksi dari awal,” jelas Rini.

0 Komentar