KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Harapan nelayan di Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, untuk memiliki kawasan usaha perikanan yang tertata dan modern mulai terwujud. Pemerintah Kabupaten Kendal meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Gempolsewu pada Selasa (18/8/2026), dengan target penyelesaian 135 hari dan anggaran sekitar Rp4 miliar.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, yang akrab disapa Mbak Tika, menegaskan bahwa KNMP bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Menurutnya, program ini merupakan intervensi kawasan secara terintegrasi dari hulu ke hilir untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.
“KNMP merupakan wujud nyata intervensi kawasan terintegrasi dari hulu ke hilir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan,” tegas Bupati Tika dalam sambutannya di acara syukuran rakyat.
Baca Juga:Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan ke RPSBM, Pererat Kepedulian di HUT ke-81 RIPria Batang Ditemukan Meninggal di Rumah Usai 2 Hari Tak Masuk Kerja, Polisi: Tak Ada Kekerasan
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian laut agar sumber daya perikanan tetap memberikan manfaat secara berkelanjutan. “Kita harus bersama-sama menjaga kelestarian laut, tidak menggunakan alat tangkap yang merusak, serta menjaga ekosistem perairan dan kawasan pesisir,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mbak Tika menjelaskan bahwa KNMP dirancang untuk meningkatkan seluruh rantai usaha perikanan, mulai dari sarana produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil tangkapan. Penguatan sumber daya manusia dan kewirausahaan di sektor kelautan juga menjadi bagian dari program ini.
“Semoga pembangunan KNMP Gempolsewu berjalan lancar, tanpa hambatan dan cepat selesai,” harapnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, Hudi Sambodo, mengungkapkan bahwa Gempolsewu terpilih sebagai salah satu sentra nelayan yang lolos verifikasi program. Kawasan ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti tambatan perahu, pabrik es, tempat pendaratan ikan, serta kios perbekalan.
“Harapan kita, dengan dibangunnya kampung penyangga ini, kesejahteraan nelayan di Gempolsewu meningkat,” kata Hudi.
Kepala Desa Gempolsewu, Charmadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Kendal. Ia optimistis kehadiran KNMP akan membawa perubahan signifikan bagi warga nelayan di desanya.
“Ini sangat luar biasa dan bisa menambah kesejahteraan warga nelayan untuk naik kelas,” pungkas Charmadi.
Baca Juga:Polres Kendal Kembalikan 62 Remaja, 48 Motor Ditahan 3 Bulan Usai Razia Balap LiarPlt Bupati Pekalongan: HUT RI ke-81 Jadi Spirit Tingkatkan Pelayanan dan Kejar Ketertinggalan
Dengan dimulainya pembangunan KNMP Gempolsewu, Pemerintah Kabupaten Kendal berharap kawasan ini menjadi ekosistem usaha perikanan yang mandiri dan berkelanjutan, sekaligus menjadi model bagi kampung nelayan lainnya di wilayah pesisir Pantura. (fur)
