Imbas Pemadaman Listrik, SPMB di Batang Terganggu di Tengah Masa Krusial

Imbas Pemadaman Listrik, SPMB di Batang Terganggu di Tengah Masa Krusial
NOVIA ROCHMAWATI, DAFTAR - Situasi pendaftaran SPMB di SMPN 1 Batang yang sempat tersendat lantaran pemadaman listrik
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – Kebijakan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kabupaten Batang berdampak pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri. Padamnya listrik membuat jaringan internet dan server terganggu, sehingga pendaftaran daring ikut terhambat.

Gangguan terjadi di tengah fase krusial pendaftaran yang berlangsung 22–24 Juni 2026, saat ribuan calon peserta didik masih melakukan pengajuan, perubahan pilihan sekolah, hingga pencabutan berkas secara real time.

Server Error Saat Listrik Padam

Operator SPMB SMP Negeri 1 Batang, Ahmad Awang, mengungkapkan sistem sempat mengalami gangguan saat listrik padam, yang berdampak langsung pada akses server pendaftaran.

Baca Juga:Waspada Penipuan ETLE Palsu di Batang, Polisi Imbau Tak Klik Tautan CurigaPolisi Bekuk Tersangka Pembunuhan di Kendal, Korban Tewas Dicekik Soal Cincin Emas

“Kendalanya tadi server sempat error karena listrik mati. Sangat mempengaruhi proses pendaftaran karena jaringan jadi lambat,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses layanan pendaftaran tidak berjalan optimal dalam beberapa waktu, meski kemudian kembali normal setelah pasokan listrik pulih.

“Alhamdulillah sudah normal lagi, tapi saat padam memang sangat berpengaruh,” tambahnya.

Kuota 191 Siswa di SMPN 1 Batang

Tahun ini, SMP Negeri 1 Batang membuka kuota sebanyak 191 siswa yang terbagi dalam empat jalur penerimaan, yakni domisili 76 siswa, prestasi 67 siswa, afirmasi 10 siswa, dan mutasi 10 siswa.

Selain gangguan listrik, pihak sekolah juga masih melayani proses verifikasi akun bagi pendaftar tertentu, termasuk lulusan Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta calon siswa dari luar daerah yang membutuhkan aktivasi akun melalui sekolah tujuan.

Orang Tua Tetap Lancar Daftar

Di sisi lain, sejumlah orang tua tetap mengaku dapat mengikuti proses pendaftaran tanpa kendala berarti. Novi (41), warga Kecamatan Tulis, mengatakan dirinya berhasil melakukan pendaftaran daring untuk anaknya melalui jalur prestasi.

“Alhamdulillah lancar, saya sudah daftar online sebelumnya,” katanya.

Ketergantungan pada Infrastruktur Dasar

Meski hanya berlangsung sementara, gangguan listrik menunjukkan ketergantungan sistem layanan pendidikan pada kestabilan infrastruktur dasar seperti listrik dan jaringan internet. Kondisi ini menjadi perhatian karena berdampak langsung pada layanan publik yang bersifat waktu terbatas.

Baca Juga:Polres Pekalongan Dropping Air Bersih ke Desa Kesesi, Warga Sambut PositifTak Sekadar Bina Aqidah, MUI Batang Perkuat Ekonomi Mualaf Lewat Rumah Mualaf

Pihak sekolah berharap pasokan listrik tetap stabil hingga proses pendaftaran berakhir agar pelayanan kepada masyarakat tidak kembali terganggu. (nov)

0 Komentar